Peningkatan Kualitas Madrasah Melalui Penilaian Kinerja Kepala Madrasah


Pada Tanggal 22 Oktober 2020, di MAN 2 Kebumen diselenggarakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 Tahunan. PKKM di MAN 2 Kebumen bertepatan dengan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2020. Sehingga Para Anggota Tim Penilai dan semua Guru Pegawai MAN 2 Kebumen memakai seragam santri, yakni untuk putra memakai sarung dan baju koko putih berpeci sedangkan putri memakai baju putih dan sarung santri putri warna-warni.


Pada awal sambutannya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov Jateng yang sekaligus sebagai Ketua Tim Penilai, Drs. H. A. Saifulloh, M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan ini pada dasarnya adalah melaksanakan amanat pemerintah yakni SK Dirjen Pendis No. 1111 Tahun 2019 yang intinya setiap 4 Tahun Kepala Madrasah akan dievaluasi kinerjanya melalui PKKM. Jika predikat Nilainya minilmal “baik” maka dapat diangkat menjadi kepala madrasah periode berikutnya. Akan tetapi jika predikat nilainya “kurang” atau “sedang” atau “cukup” maka akan diberhentikan dari jabatannya. Kabid Penma memberikan apresiasi atas kompaknya Guru Pegawai MAN 2 Kebumen dalam menyambut PPKM ini.


Pada kesempatan itu Kabid Penma juga memaparkan PMA No. 58 Tahun 2017 dan PMA Nomor 24 Tahun 2018 Tentang Tentang Kepala Madrasah, Beliau menyampaikan bahwa semua Guru mempunyai kesempatan yang sama jika ingin menjadi kepala madrasah, untuk itu bagi memiliki potensi dapat berpartisipasi untuk berkompetisi menjadi kepala madrasah.


Selanjutnya, Kepala MAN 2 Kebumen, Drs. H. Wachid Adib, M.Si. dalam presentasinya memaparkan secara runtut mulai dari saat ketika awal menjabat Kepala MAN 2 Kebumen. Beliau menginventarisir, mulai kondisi sarana fisik di mana jumlah Ruang belajar yang kurang bahkan Lab Kimia, Lab Fisika, Lab Komputer, Musholla putri digunakan ruang belajar, Kondisi Purpustakaan yang tidak ideal dan Jumlah buku yang sangat kurang, Kondisi parkir siswa yang sempit dan tidak layak. Kondisi Lapangan Upacara, Lapangan Olah raga yang perlu perbaikan, Juga jumlah toilet yang belum memenuhi ketentuan, bahkan Ruang arsip madrasah yang belum ada, hingga kondisi asrama yang tidak lagi mencukupi.


“Inilah pangkal masalah tidak optimalnya proses pembelajaran di MAN 2 Kebumen”, beliau menyimpulkan.


Belau melanjutkan: “Dari kondisi tersebut, 10 % Siswa Terlambat Masuk kelas 15 menit, karena antri tata parkir, Setiap ganti jam pelajaran, siswa terlambat 20 menit, ambil buku di perpustakaan, karena buku bergantian. Jumlah buku Teks dan buku pendukung KSM dan olimpiade terbatas, hingga Pembinaan kurang maksimal. Padahal dari aspek guru, Jumlah Guru dan Pegawai Mencukupi dan tekah Profesional sesuai bidangnya bahkan 21 orang telah lulus S2. Dari semangat, para guru semua Kompak dan Semangat”.


“Dari aspek input siswa, rata2 cukup baik, menunjukkan semangat dalam belajar dan berkreasi dan ada dukungan penuh dari Orangtua wali” paparnya.


Kemudian Ka MAN 2 Kebumen memaparkan tentang perumusan Pengembangan Madrasah, mulai dari Membangun Visi Keunggulan, Menyusun Program Jangka Panjang (RKM) dan menentukan skala prioritas, Seleksi Peserta Didik baru melalui jalur prestasi, Mengelompokkan potensi siswa menjadi kelompok “Kelas Prestasi”, Kerjasama dengan berbagai lembaga untuk megoptimalkan keunggulan MAN 2 Kebumen.


Mengakhiri paparannya, Ka MAN Kebumen menyebut bahwa tahapan-tahapan pengembangan itu benar-benar telah dilaksanakan, mulai dari pememnuhan sarana vital pendidikan hingga peningkatan kualitas dan pembimbingan. Hasilnya dapat dirasakan, Nilai UN merangkak naik ke posisi 13 se Prov Jateng, Lomba Akademik 3 tahun berturut-turut maju tingkat nasional, Pada Tahun 2019 berhasil meraih Juara 2 KSM Nasional, Karya Ilmiyah menarih Juara 3 Nasional, Myres maju sebagai Finalis tahun 2019. OSN Posi Biologi Juara 1 Nasional, Lomba Pembuatan Web Juara 1 Nasional dan pada Tahun 2019 Tim Voice Of Mandamen meraih 6 besar Nasional.


Dari prestasi-prestasi tersebut di atas, pada Tahun 2021 memperoleh hadiah dari Direktur KSKK Kemenag RI, berupa Pembangunan Asrama SBSN senilai 4,9 Milyar.

Post a Comment

Terimakasih berkenan untuk memberikan komentar pada tulisan ini. Mohon hargai sesama dan gunakan bahasa serta penulisan yang baik dan sopan. Beberapa komentar menunggu moderasi terlebih dahulu untuk dapat ditayangkan secara publik. ... salam hormat!

Lebih baru Lebih lama