Asrama MAN 2 Kebumen

asrama manda kebumen




Chat untuk info lainnya (082220023225)



A. Pengertian Pendidikan Berasrama 

Pendidikan berasrama merupakan program pendidikan yang komprehensif-holistik mencakup pendidikan keagamaan, pengembangan akademik, life skills (soft skills-hard skills), memupuk wawasan kebangsaan, keindonesiaan dan wawasan global, yang diselenggarakan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari program pendidikan di madrasah. Keberadaan asrama bukan sekedar sebagai tempat tinggal peserta didik, sekaligus sebagai tempat untuk mengembangkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan peserta didik secara keseluruhan.


B. Tujuan Pendidikan di Asrama MAN 2 Kebumen

Tujuan pembinaan di asrama MAN 2 Kebumen adalah untuk menumbuh kembangkan peserta didik menjadi pribadi yang
1. Beriman, bertakwa, berakhlak mulia,
2. Berwawasan kebangsaan dan ke-Indonesia-an,
3. Menguasai dasar-dasar ilmu keislaman,
4. Terampil membaca kitab kuning,
5. Terampil berbahasa Arab dan Inggris;
6. Mampu berpikir kritis, moderat, kreatif, dan inovatif,
7. Memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh.


C. Prinsip Pendidikan di Asrama MAN 2 Kebumen

Kepengasuhan di asrama MAN 2 Kebumen merupakan bagian yang menyatu atau tidak terpisahkan dari keseluruhan sistem pendidikan MAN 2 Kebumen. Penyiapan pribadi unggul, berkarakter dan berakhlaq mulia, maka pelaksanaan kepengasuhan di asrama MAN 2 Kebumen memperhatikan prinsip sebagai berikut:

1. Pendidikan melalui keteladanan.

Secara psikologis manusia memerlukan keteladanan untuk mengembangkan sikap dan perilaku terpuji. Keteladanan adalah pendidikan dengan cara memberikan contoh nyata bagi para peserta didik. Pengelola Asrama MAN 2 Kebumen senantiasa memberikan teladan yang baik bagi para penghuni asrama dalam kehidupan kesehariannya.

2. Pendidikan melalui pembiasaan

Upaya menyiapkan peserta didik yang berkarakter, peserta didik di Asrama MAN 2 Kebumen perlu melakukan latihan untuk membiasakan bertindak taat terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari. Prinsip ini diterapkan dalam bentuk keteraturan hidup yang baik dalam aktifitas kegiatan harian yang dimulai dari bangun pagi sampai istirahat malam. Kegiatan harian meliputi ibadah/doa baik pribadi maupun bersama, makan bersama, belajar bersama, memelihara kenyamanan asrama dan aktivitas lain yang diprogramkan dalam keseluruhan proses selama peserta menjalani pendidikan di madrasah. Latihan dan pembiasaan ini pada akhirnya akan menjadi budaya yang terpatri dalam diri peserta didik.

3. Pendidikan melalui ibrah (mengambil hikmah)

Pengertian ibrah adalah mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang dialami manusia untuk mengetahui intisari suatu kejadian yang disaksikan, diperhatikan, dipertimbangkan, diukur dan diputuskan secara rasional sehingga kesimpulannya dapat mempengaruhi hati untuk tunduk kepada-Nya. Prinsip ini dapat dilakukan melalui kisah-kisah, fenomena alam, atau peristiwa yang terjadi baik di masa lalu maupun sekarang melalui proses refleksi kritis dan mendalam.

4. Pendidikan melalui bimbingan dan nasihat

Nasihat adalah pemberian peringatan atas kebaikan dan kebenaran dengan cara tertentu yang dapat menyentuh hati untuk mengamalkannya. Prinsip ini juga memberikan amanah kepada para peserta untuk memiliki sikap saling mengingatkan hal-hal kebaikan di antara sesama penghuni Asrama MAN 2 Kebumen.

5. Pendidikan melalui kedisiplinan

Prinsip ini dimaksudkan untuk menjadikan peserta didik memiliki sikap ketaatan terhadap tata tertib yang telah ditentukan. Kedisiplinan akan mendorong peserta untuk bisa menghormati satu sama lain, menjamin kenyamanan, sehingga kehidupan di Asrama MAN 2 Kebumen berlangsung secara harmonis. Penerapan prinsip ini memerlukan ketegasan dan kebijaksanaan. Ketegasan mengharuskan pengurus Asrama memberikan sanksi bagi peserta yang melanggar. Kebijaksanaan berarti bahwa pengurus Asrama harus berbuat adil dan arif dalam memberikan sanksi yang bersifat edukatif. Peserta didik harus memahami dan menerima segala bentuk konsekuensi dari ketidakdisiplinan yang dilakukannya, dan menyadari untuk tidak mengulanginya.

6. Pendidikan melalui kemandirian

Kemandirian merupakan kesanggupan dan kemampuan peserta untuk belajar dan berlatih mengurus segala kepentingannya sendiri, sehingga tidak menyandarkan kehidupannya kepada bantuan atau belas kasihan orang lain. Dengan prinsip kemandirian ini, peserta mampu memahami dan memiliki kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi tantangan hidup.

7. Pendidikan melalui persatuan dan persaudaraan

Kehidupan peserta didik di Asrama MAN 2 Kebumen senantiasa diliputi oleh suasana keakraban, persaudaraan, dan gotong royong. Suasana kehidupan Asrama yang demikian, menjadikan peserta yang berasal dari latar belakang daerah, suku, bahasa, adat istiadat dan budaya yang berbeda akan terjalin keakraban, persaudaraan, dan persatuan di antara mereka.


D. Profil Lulusan 

Profil Lulusan asrama MAN 2 Kebumen adalah sebagai berikut:
1. Penguasaan dasar-dasar ilmu agama yang didukung oleh kemampuan bahasa Arab yang memadai. Penguasaan ilmu agama mempunyai fungsi sebagai pondasi dan dasar-dasar pengembangan keilmuan lebih lanjut.
2. Penguasaan bahasa: Indonesia, Arab, dan Inggris, baik tulis maupun lisan.
3. Mampu membaca kitab berbahasa arab
4. Kemampuan mengaplikasikan kearifan lokal, sebagai wujud apresiasi dan melestarikan nilai-nilai luhur bangsa.
5. Penguasaan teknologi informasi, terutama untuk pembelajaran. Kemampuan yang dikuasai tidak sekedar sebagai pengguna pasif, tetapi lebih sebagai pengguna aktif yang mampu memanfaatkan semua potensi dari setiap produk IT untuk memaksimalkan penggunaannya untuk menunjang pembelajaran dan pengembangan keilmuan.
6. Memiliki kamampuan kritis dan moderat terhadap lingkungan sekitar.
7. Mampu berperan sebagai pemimpin dilingkungannya.


E. Program Pembinaan

1. Pembinaan Kehidupan Keagamaan


Semua program yang dilaksanakan di Madrasah berasrama dalam bidang pembinaan kehidupan keagamaan diarahkan pada upaya membiasakan kesadaran, partisipasi, dan tanggung jawab pribadi peserta didik sebagai calon pemimpin masa depan. Adapun program-program pembinaan keagamaan yang secara khusus dikembangkan di Asrama MAN 2 Kebumen adalah sebagai berikut:
a. Sholat Wajib Berjamaah. Sholat berjamaah merupakan ruh asrama madrasah. Pembiasaan sholat berjamaah menjadi fokus utama pembinaan jiwa keagamaan peserta didik.
b. Tadarus Al-Quran. Ditujukan untuk mendukung peserta didik agar fashih membaca Al-Qur’an.
c. Tahfidz Al-Quran. Tahfizh Quran atau hafalan Al-Quran termasuk di antara program kegiatan pembinaan kehidupan keagamaan yang pokok di Madrasah berasrama. Diharapkan agar para siswa setelah lulus dari madrasah mempunyai hafalan Al-Qur’an minimal 2 dan surat-surat pilihan juz disamping ayat-ayat pilihan yang terdapat pada materi PAI.
d. Tahfidz Hadits. Tahfidz Hadits adalah kegiatan untuk menghafalkan hadits-hadits pilihan dari materi PAI dan materi dari kitab Al-Arba’in An-Nawawiyyah karya Imam Nawawi atau kitab riyadhush solihin.
e. Kajian Kitab Kuning (Qira’atul Kutub). Kajian kitab kuning dilaksanakan secara rutin di asrama dengan dibimbing oleh pembina asrama dalam rangka membentuk siswa yang berakhlakul karimah dan berwawasan Islam rahmatan lil’alamin.
f. Pembiasaaan Ibadah Harian. Ditujukan agar para peserta didik terbiasa melaksanakan ibadah wajib dan Sunnah dalam kesehariannya.
g. Pembinaan Imam Shalat. Ditujukan agar para peserta didik terlatih sebagai imam shalat dalam kehidupan sehari-hari.
h. Pembinaan Kultum dan Khatib Jum’at. Untuk melatih peserta didik menjadi khotib sholat Jumat.
i. Latihan Dai/Daiyat. Untuk melatih keterampilan berpidato di muka umum (public speaking), peserta didik diberikan materi latihan ceramah di asrama secara bergantian.
j. Kajian Tematik/Diskusi Keagamaan. Untuk melatih keterampilan peserta didik dalam menyampaikan ide dan pendapat dalam sebuah forum kajian ilmiah dan melatih menyelesaiakan problem di lingkungan dengan musyawarah.


2. Pembinaan Kehidupan Keasramaan

Pembinaan kehidupan keasramaan dimaksudkan sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai keagamaan dalam konteks kehidupan sehari-hari sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial. Adapun pembinaan yang dimaksud adalah :
a. Pembinaan Akhlakul Karimah. Pembinaan akhlakul karimah dilakukan dalam bentuk pembiasaan nilai-nilai keislaman seperti pembiasaan 3 S (senyum, salam dan sapa) dan lain-lain.
b. Program Mudzakaroh. Program Mudzakaroh ini merupakan kegiatan belajar kelompok di Asrama yang diarahkan untuk berbagi pengetahuan dan kemampuan akademik.
c. Pengembangan Literasi. Program ini ditujukan untuk mengembangkan kemampuan dan budaya literasi Peserta Didik.
d. Olahraga. Olahraga dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara periodik disesuaikan dengan jadwal yang diatur oleh masing-masing madrasah.
e. Gerakan Budaya Bersih. Gerakan Budaya Bersih merupakan pembentukan kebiasaan hidup sehat melalui kegiatan melatih kepedulian dan rasa tanggung jawab siswa terhadap kebersihan dan ketertiban lingkungan Asrama madrasah.
f. Kedisiplinan. Kedisiplinan merupakan salah satu fokus pembinaan di Asrama madrasah yang bertujuan untuk menciptakan atmosfer yang kondusif bagi pengembangan intelektual dan kepribadian peserta didik. Implementasi dari pembinaan kedisiplinan dituangkan dalam bentuk tata tertib asrama.
g. Latihan Kepemimpinan dan Berorganisasi. Kegiatan ini bertujuan melatih siswa-siswi agar memiliki jiwa kepemimpinan. Program ini dilaksanakan dalam bentuk organisasi kesiswaan di asrama.


3. Pembinaan Kebahasaan

Pembinaan kebahasaan dilakukan dengan berbagai cara, antara lain sebagai berikut :
a. Pemberian mufrodat dan vocabulary dilakukan untuk memperkaya kosakata Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.
b. Kultum dengan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Setiap siswa secara periodik menjadi penceramah di depan teman-temannya
c. Pembentukan bi’ah lughawiyah Kewajiban bagi semua siswa untuk berbahasa Arab dan Inggris dalam kesehariannya.
d. Khitobah dan speech contest dilakukan secara periodik dan bergiliran.


Chat info (082220023225)


Unduh Brosur PPDB Asrama MAN 2 Kebumen

Form PPDB Asrama MAN 2 Kebumen

Lebih baru Lebih lama