Kenalkan Permen Laco Candy dan So’Taw di Ajang Business Plan Competition IAINU, MAN 2 Kebumen Juara 1 & 3


Kebumen – MAN 2 Kebumen keluar sebagai juara 1 dan 3 di ajang
Business Plan Competition yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen tahun 2024. Pada babak final digelar tanggal 2 Maret 2024 tersebut, 2 tim MAN 2 Kebumen mempresentasikan produk inovasi berupa permen Laco Candy dan So’Taw. 


Tim 1 yang terdiri dari Balqis Talita Az Zahra, Laela Ita Agustina, dan Victoria Thin Syafana, mendapat juara 3 setelah mengenalkan produk perman laco candy, yakni lolipop beras kencur tersubstitusi ekstrak kulit manggis. Permen ini merupakan produk herbal penunjang kesehatan dan bermanfaat mengatasi masalah kesehatan seperti demam, diare, nyeri tenggorokan, magh dan lain-lain.


“Beras kencur mengandung senyawa flavonoid yang memiliki sifat antioksidan sehingga dapat melawan radikal bebas dengan cara meningkatkan sistem imun tubuh. Sedangkan kulit manggis bisa dimanfaatkan menjadi  pewarna alami sehat yang memiliki kandungan senyawa xanthone danmemiliki sifat anti-inflamasi. Ini dapat membantu mengurangi nyeri radang sendi dan ketidaknyamanan dalam tulang,” tutur Balqis, salah satu peserta dari tim 1.


Sedangkan tim 2 yang terdiri dari Fikri Maulana Andriano, Kiara Nur Adinda Sari, dan Santi Eka Lestari, berhasil menyabet juara 1 dengan produk So’Taw, yakni soto yang dikemas secara instan. Soto ini bahannya menggunakan rempah-rempah yang mudah didapat dan bukan bahan kimiawi yang berbahaya bagi kesehatan.


“Kandungan pada So’Taw lebih sehat dibandingkan produk instan yang diproduksi pabrik. Selain sehat, produk ini juga praktis karena dapat dinikmati dimanapun dan kapanpun karena dalam penyajiannya tidak membutuhkan waktu yang lama,” ucap Fikri, salah satu peserta tim 2.

Atas keberhasilan anak didiknya, Hestin Wirasti, S.Pd., guru pembimbing, menyatakan rasa bangga sekaligus apresiasi tinggi. Pihaknya berharap produk inovasi dari MAN 2 Kebumen tersebut bisa bermanfaat secara akademik, serta diterima oleh masyarakat luas.


“Kita di MAN 2 Kebumen selalu mendukung upaya inovasi yang dilakukan para siswa. Di sekolah kami ini kan ada yang konsen pada riset, ada juga yang entrepreneur. Nah, produk-produk yang dipresentasikan oleh peserta didik kami merupakan gabungan dari 2 bidang tersebut,” ungkap Hestin.


Senada dengan hal tersebut, Evi Agustiani, S.Pd., yang juga turut menjadi membimbing, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memacu semangat peserta didik bukan sekedar untuk menghasilkan produk, tetapi juga bisa memasarkannya. Harapannya, peserta didik MAN 2 Kebumen mampu menjadi entrepreneur yang unggul.


“Penting agar peserta didik ini memiliki jiwa berwirausaha, sehingga bisa menjadi generasi yang mandiri. Jadi, selain pintar dalam akademik, mereka juga cakap dalam berwirausaha,” pungkas Evi. (An)

Post a Comment

Terimakasih berkenan untuk memberikan komentar pada tulisan ini. Mohon hargai sesama dan gunakan bahasa serta penulisan yang baik dan sopan. Beberapa komentar menunggu moderasi terlebih dahulu untuk dapat ditayangkan secara publik. ... salam hormat!

Lebih baru Lebih lama