Kabar gembira datang dari ajang kompetisi Business Plan yang diselenggarakan di Universitas Putra Bangsa dalam rangka Dies Natalis pada Sabtu, 11 Juli 2026. Dua tim perwakilan dari MAN 2 Kebumen sukses menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang gelar 2 juara sekaligus.
Dalam kompetisi yang menuntut kreativitas dan inovasi di dunia kewirausahaan tersebut, tim MAN 2 Kebumen berhasil menyabet Juara 2 dan Juara 3. Kompetisi dimulai dengan pembuatan proposal baru dan dilanjutkan dengan seleksi administrasi untuk dapat melaju tahap kompetisi selanjutnya mempresentasikan proposal karya mereka.
Karya proposal yang dipresentasikan oleh Tsaqib Tamam Ujab, Anisa Raina Putri, Zainata Laili Ramadani dengan mengusung judul produk defuser anti nyamuk meloloskan mereka menjadi juara 2. Sedangkan tim MAN 2 Kebumen yang terdiri dari Qaila Azzahra Putri Utami, Teri Susanti, dan Tazkiya Iffah Al Karima berhasil peroleh juara 3 dengan mengusung judul membuat aplikasi berbasis WEB AI. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa murid-murid MAN 2 Kebumen memiliki potensi besar dalam merancang ide bisnis yang solutif, aplikatif, dan kompetitif.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para murid dalam menyusun rencana bisnis, serta bimbingan intensif dari para guru pendamping.
Kepala MAN 2 Kebumen, H. Akhmad Taukhid, M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim yang telah berjuang membawa nama baik madrasah.
"Alhamdulillah, selamat untuk kedua tim atas dedikasi dan kerja kerasnya. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi murid-murid lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi di bidang kewirausahaan," ujar H. Akhmad Taukhid, M.Pd.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pelecut semangat bagi seluruh civitas akademika MAN 2 Kebumen untuk terus berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. Selamat dan sukses selalu untuk MAN 2 Kebumen!

Posting Komentar
Terimakasih berkenan untuk memberikan komentar pada tulisan ini. Mohon hargai sesama dan gunakan bahasa serta penulisan yang baik dan sopan. Beberapa komentar menunggu moderasi terlebih dahulu untuk dapat ditayangkan secara publik. ... salam hormat!