Langkah konkret untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah terus digalakkan. Komunitas Pelajar Anti Bullying (PAB) Indonesia resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk periode 2026–2027. Dalam momen pelantikan tersebut, penyerahan slempang secara simbolis diserahkan langsung oleh perwakilan Komunitas Pelajar Anti Bullying kepada para pengurus terpilih Pada Hari Selasa 5 Oktober 2026, di antaranya Sabria Raihana Wahid dari kelas XI-11 dan Alocita Raaida Afandi dari kelas XI-9.
Pengukuhan ini merupakan puncak dari rangkaian seleksi ketat yang menguji komitmen serta kepedulian para calon anggota. Tahapan dimulai dari seleksi berkas dan administrasi, dilanjutkan dengan tes tertulis untuk mengukur pola pikir kritis serta empati calon pengurus. Tak berhenti di situ, para peserta juga melewati wawancara mendalam guna menggali keberanian dan kesungguhan niat dalam memimpin gerakan perubahan di lingkungan pelajar.
Rangkaian acara kemudian ditutup secara khidmat melalui prosesi Pelantikan & Reorganisasi yang menjadi penanda dimulainya tonggak kepengurusan anyar.
Pengurus terpilih menegaskan bahwa keterlibatan mereka dalam wadah ini bukan sekadar program pencegahan perundungan biasa, melainkan langkah nyata membangun budaya saling menghargai.
“Dari setiap proses yang kami lalui, kami belajar bahwa menjadi bagian dari Komunitas Pelajar Anti Bullying bukan hanya tentang mencegah perundungan, tetapi tentang menciptakan ruang yang membuat setiap orang merasa dihargai, didengar, dan diterima,” ungkap Alocita.
Dengan mengusung moto “Be the reason someone feels safe, not the reason they feel small,” kepengurusan PAB Indonesia periode 2026–2027 diharapkan mampu menjadi agen perubahan aktif yang membawa dampak positif dan rasa aman bagi seluruh pelajar.

Posting Komentar
Terimakasih berkenan untuk memberikan komentar pada tulisan ini. Mohon hargai sesama dan gunakan bahasa serta penulisan yang baik dan sopan. Beberapa komentar menunggu moderasi terlebih dahulu untuk dapat ditayangkan secara publik. ... salam hormat!