"Aja Nganti Kang, Yakin Lorone Rapenake 2x Lipat Loro Biasane"

Covid
Sumber: www.pixabay.com

Jika mengamati cerita yang banyak tersebar di media, sepertinya lain penderita lain pula yang dirasakan. Berikut adalah percakapan via Whatsapp antara penulis dengan penderita inveksi Covid-19 yang saat tulisan ini dipublikasikan adalah sedang menjalani rawat inap di rumah sakit. Sekedar penjelas cerita si penderita adalah teman penulis. Profesi beliau adalah tenaga kesehatan


(Sabtu, 19 Desember 2020)
Pukul 07.49 WIB:

"Mohon doanya pak haji saya sedang di rawat inap karena covid semoga diberikan kekuatan dan kesabaran"


Pukul 10.14 WIB: (penulis)

"Inshaallah njenengan kuat dan sabar, semoga lekas sembuh. شفاك الله شفاءا عاجلا لا يغادر سقما Aamiin"


Pukul 11.47 WIB:

"Aammmiin"


Pukul 11.53 WIB: (penulis)

"Ada yg bisa dibantu?"


Pukul 14.05 WIB:

"Ndak mas maturnuwun doanya saja"


(Senin, 21 Desember 2020)
Pukul 07.02 WIB: (penulis)

"Bagaimana kabar hari ini wa? Semoga semakin membaik"


Pukul 07.09 WIB:

"Ammiin nendingan mas ganti mau makan masih muntah"


(Rabu, 23 Desember 2020)
Pukul 09.12 WIB: (penulis)

"Masih dirawatkah wa?"


Pukul 09.13 WIB:

"Iya ng rs PKU Gombong tapi raoleh di besuk wea 10 dino kang"


Pukul 09.13 WIB: (penulis)

"Tsih mutah?"


Pukul 09.13 WIB:

"Ndak terlalu klo ndak batuk cuma makan masih milih yg tidak amis"


Pukul 09.15 WIB: (penulis)

"PKU Gombong pasien covide akeh ya wa?"


Pukul 09.16 WIB:

"Akeh mas 100 an"


Pukul 09.17 WIB: (penulis)

"Kue sing Nakes banyak engga?"


Pukul 09.18 WIB:

"Akeh barenagnku perawat Dokter be ono 7 an"

"Aja nganti kang yakin lorone rapenake 2x lipat loro biasane"


Pukul 09.18 WIB: (penulis)

"Begitukah?"

"Gejala awale njenengan biyen apa wa?"


Pukul 09.19 WIB:

"Yakin apa maneng yen duwe asma po jantung koyo klelep ng banyu nafase"

"Awake adem panas joyo typus radoyan madang diare mual raiso mambu irunge kui sing bedane dilaborat normal kabeh raono penyakite"

"Yen tanpa gejala yo ora rasake tapi yen ono gejala mumet wae wes klimpungan wonge mual railang ilang ilate raono rasane"


Pesan Moral:

  • Keadaan apapun yang menimpa seorang mukmin adalah baik baginya. Jika seorang mukmin mendapatkan nikmat kemudian ia bersyukur, maka itu akan menjadi tambahan kebaikan baginya. Sedangkan jika seorang mukmin tertimpa kesedihan kemudian dia bersabar, maka itu akan menjadi cara pengurang siksa di akhirat nanti.
  • Menjaga mungkin lebih baik daripada mengobati
  • Apapun penyakit yang mungkin menimpa kita, maka sebaiknya kita tetap bersyukur dan bersabar atas penyakit tersebut. dan jangan sampai menyalahkan orang lain. Hindarilah menyalahkan orang lain "Ooo .. saya kena penyakit karena si A"
(afn)

Post a Comment

Terimakasih berkenan untuk memberikan komentar pada tulisan ini. Mohon hargai sesama dan gunakan bahasa serta penulisan yang baik dan sopan. Beberapa komentar menunggu moderasi terlebih dahulu untuk dapat ditayangkan secara publik. ... salam hormat!

Lebih baru Lebih lama