Tim Pramanda Kebumen Dalam Kompetisi Compass VIII Polines Semarang

Pramanda Kebumen

Era new normal merupakan era dimana aktivitas manusia diselimuti dengan internet dan protokol kesehatan, sebagai akibat dari adanya virus COVID-19 yang muncul dan menyebar sejak tahun 2019. Kebijakan social dan physical distancing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat pun dicanangkan untuk meminimalisir laju penyebaran virus COVID-19. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota Pramuka MAN 2 Kebumen untuk mengekspresikan bakatnya dan tetap produktif meskipun di era new normal ini. Hal tersebut dibuktikan dengan dikirimkannya Kontingen Putra dan Putri Pramanda dalam ajang COMPAS VIII yang diselenggarakan oleh UKM Racana Pandawa Politeknik Negeri Semarang.


Ada 8 mata lomba yang diikuti masing-masing kontingen dengan peserta yang dibagi sesuai kebijakan masing-masing kontingen. 8 mata lomba tersebut yaitu PSS (Pandawa Smart Scout), LKTI, Scout Jurnalistik, LKTI, SMS, Desain Poster, Green Fashion Show, dan Cerita Bahasa Jawa. Dengan gigih dan penuh semangat, para Peserta Kontingen Putra dan Putri Pramanda hampir setiap hari berlatih baik secara mandiri, maupun dengan bimbingan langsung dari pembina. Alhamdulillah, perjuangan para Peserta Kontingen Pramanda akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan bagi MAN 2 Kebumen, khususnya Pramanda.


Kejuaraan yang berhasil diraih oleh Kontingen Pramanda dalam ajang COMPAS VIII adalah Juara 1 Scout Jurnalistik Putra dan Juara 2 LKTI Putri. Scout Jurnalistik Putra Pangkalan MAN 2 Kebumen merupakan sebuah karya berupa iklan layanan masyarakat, dengan mengusung tema “Tetap Produktif Di Era Pandemi” dengan sub tema Inspiring (inspirasi). Iklan layanan masyarakat tersebut dibuat dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya virus COVID-19 dan akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari virus COVID-19. Iklan layanan masyarakat ini berbentuk film pendek yang berisi informasi siklus penyebaran virus COVID-19 serta cara agar terhindar dari virus COVID-19. Di dalam video kami juga memberikan cara agar tetap produktif di era seperti ini dengan mematuhi protokol kesehatan; seperti mencuci tangan, memakai masker, dan membawa hand sanitizer saat bepergian ke luar rumah.


LKTI Putri Pangkalan MAN 2 Kebumen mengusung tema “Inovasi Pramuka Kreatif di Era Pandemi” dengan bidang kajian ekonomi. Judul LKTI tersebut adalah “Klepon Fortifikasi Daun Kelor dan Wortel”. Klepon merupakan makanan tradisional Jawa Tengah yang mulai dilupakan, sehingga peneliti tertarik untuk mengembangkannya dengan memberikan variasi terhadap isian klepon (selai buah dan selai coklat), topping (buah, meses, dan susu), dan penambahan daun kelor serta wortel dalam adonan klepon. Daun kelor dan wortel ditambahkan untuk memberikan kesan pangan sehat dimana daun kelor (the miracle tree) dan wortel memiliki berbagai senyawa yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Pemberian variasi isian dan topping klepon dilakukan guna menarik minat para generasi milenial terhadap klepon tersebut, sehingga generasi milenial kembali mengonsumsi dan melestarikannya. Dalam bidang ekonomi, hasil penelitian ini merupakan ide kreatif, dimana dapat dimanfaatkan dengan cara diperjualbelikan sebagai upaya pembangunan ekonomi di era new normal ini. Caranya bisa dengan dijual di cafe, dijual secara online, bahkan di warung kecil sekalipun sebab harganya yang terjangkau. (Tim Pramanda Kebumen)

Post a Comment

Terimakasih berkenan untuk memberikan komentar pada tulisan ini. Mohon hargai sesama dan gunakan bahasa serta penulisan yang baik dan sopan. Beberapa komentar menunggu moderasi terlebih dahulu untuk dapat ditayangkan secara publik. ... salam hormat!

Lebih baru Lebih lama

Chat Via Whatsapp

(Hanya Pada Jam Kerja)