Empat Mutiara dalam Diri Seorang Muslim

Ada empat mutiara dalam diri seorang muslim, yang  pertama adalah akal. Dengan akal seorang muslim dapat diangkat derajatnya hingga pada posisi "ahsanu takwiem" (sebaik-baik penciptaan) jika akal tersebut digunakan untuk beribadah kepada Alloh s.w.t., namun jika tidak maka akal tersebut akan menempatkan seorang muslim pada posisi yang lebih rendah daripada binatang.

Demikian yang disarikan dari ceramah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Drs. H. Masmin, M.Ag. pada kegiatan bimbingan rohani rutin yang dilaksanakan oleh MAN Kebumen 2, hari Rabu 31 Juli 2013. Menurut beliau akal akan hilang jika seorang muslim tidak bisa mengendalikan marah.


Bapak Kakankemenag Kab. Kebumen Drs. H. Masmin, M.Ag.
saat mengisi kegiatan bimroh di MAN Kebumen 2

Kedua adalah agama yang akan hilang jika seorang muslim mempunyai sifat ingkar (kafir) dan dengki. adapun yang ketiga adalah rasa malu (al haya'u) yang akan hilang jika seorang muslim mempunyai sifat rakus dan tamak. Adapun mutiara yang keempat adalah amal sholih yang akan hilang jika seorang muslim melakukan ghibah (menggunjing).


Kegitan bimbingan rohani rutin merupakan program MAN Kebumen 2 yang dilaksanakan rutin setiap bulan yang biasanya dirangkai dengan kegiatan rapat dinas. Pemateri pada kegiatan bimroh tersebut adalah berasal dari unsur penyuluh agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh staff meliputi guru dan karyawan MAN Kebumen 2(*afn)

Post a Comment

Terimakasih berkenan untuk memberikan komentar pada tulisan ini. Mohon hargai sesama dan gunakan bahasa serta penulisan yang baik dan sopan. Beberapa komentar menunggu moderasi terlebih dahulu untuk dapat ditayangkan secara publik. ... salam hormat!

Lebih baru Lebih lama

Chat Via Whatsapp

(Hanya Pada Jam Kerja)